Ngobrolin Movie sambil Ngopi? Why Not?

Selasa, 18 September 2018 12:53 WIB

Warek I, Prof. Dr. Syamsul Arifin, M.Si. dan beberapa tim PUSBANGFILM dan Prodi. Ilmu Komunikasi UMM sesaat sebelum Opening Movie Talk

Duduk bosan karena serius menyimak materi dalam sebuah seminar itu sudah sangat biasa. Tapi jika kalian bisa duduk santai tapi tetap bisa serius menyimak materi seminar sambil ngopi rileks itu baru luar biasa.

Itulah gambaran suasana seminar nasional bertajuk Movie Talk, Film Indonesia: Antara Idealisme dan Industri yang digelar Prodi. Ilmu Komunikasi UMM hari ini di Aula BAU Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kerjasama dengan PUSBANGFILM Kemendikbud RI.

Ambience yang cozy dan unik sengaja dihadirkan agar kesan seminar yang serius, membosankan dan tegang bisa dihilangkan. Diskusi serius bukan berarti tidak kreatif. Suasana kedai kopi lengkap dengan sudut perkopian membuat suasana seminar menjadi hangat dan tidak terlalu formal, dan asiknya lagi, pemateri, undangan dan  peserta dapat mendengarkan diskusi tentang movie sembari menikmati kopi.

Kopi Espresso yang disuguhkan oleh Ruang Workspace yang berkolaborasi dengan Anantara Coffee ini menambah tmosfer yang ada di area seminar sangat membuat peserta merasa lebih rileks. “Baru kali ini saya datang ke seminar dengan konsep seperti ini. Bisa minum kopi dengan tempat yang cozy. Saya sempat minum kopi latte dan itu enak.” Ujar Prima Duria Nirmalawati, Kepala Subbidang Fasilitasi Pengembangan Perfilman di Pusbangfilm Kemendikbud yang menjadi salah satu pemateri di Movie Talk kali ini.

“Seminar pertama yang menyuguhkan konsep yang baru. Tidak terkesan kaku, serius dan formal karena disajikan dengan pojok perkopian yang dapat membuat peserta lebih santai,” ujar Ade Jamal Akbar, salah satu peserta yang juga komunitas film di Malang.

“Saya sangat salut dan appreciate kepada panitia yang telah secara kreatif mendesain konsep seminar yang unik ini dan berharap adanya seminar yang senada pada field of public relations maupun jurnalistik di UMM,” pungkas Putri Novita, mahasiswa Ilmu Komunikasi UMM 2015 yang pernah mengikuti workshop manajemen produksi di Pusbangfilm 2017.

 

Reporter: Afifah Rahmawati

Editor: Widiya Yutanti

Shared: