Ilmu Komunikasi
Universitas Muhammadiyah Malang
Ilmu Komunikasi
Universitas Muhammadiyah Malang

Tiga Dekade Ikom UMM, Makin Unggul dan Produktif

Author : Administrator | Jum'at, 08 April 2016 11:14 WIB
TERBAIK: Ketua Prodi Komunikasi UMM, Sugeng Winarno MA (dua dari kiri) bersama peraih penghargaan Indonesia Best School of Communications and Management di Jakarta. 

MEMASUKI usia tiga dekadenya (1986-2016), program studi Ilmu Komunikasi (Prodi Ikom) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) semakin unggul  dan produktif. Hal ini dibuktikan dengan diraihnya penghargaan sebagai Indonesia Best School of Communications and Management versi Majalah Mix Marketing Communication tiga tahun berturut-turut semenjak 2013, 2014 dan 2015. Penghargaan ini didasarkan hasil survey sepanjang tahun terhadap kampus di Indonesia yang memiliki Sekolah Komunikasi dan Manajemen setara S1 dengan status akreditasi A.

Mix marketing Communication merupakan majalah komunikasi pemasaran berpusat di Jakarta yang setiap tahunnya mensurvei reputasi dan kredibilitas perguruan tinggi S1 ilmu komunikasi dan pemasaran terbaik di Indonesia. Metode yang dilakukan adalah wawancara pada stakeholder kampus, yang terdiri dari calon mahasiswa, para orang tua, alumni, serta praktisi human resource di berbagai perusahaan di Indonesia yang menggunakan jasa lulusan perguruan tinggi.

Dari 10 kampus di Indonesia yang mendapatkan penghargaan ini, UMM merupakan satu-satunya kampus di Malang yang meraihnya. Selain UMM, kampus peraih Indonesia Best School of Communication 2015 yaitu Universitas Indonesia (UI) Jakarta, Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung, Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Universitas Pasundan (Unpas) Bandung, Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi London School of Public Relations (LSPR) Jakarta, Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) Jakarta, dan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).  

Ditemui di ruang kerjanya, Ketua Prodi Ilmu Komunikasi UMM, Sugeng Winarno, MA, mengaku bersyukur karena tetap bisa mempertahankan pengakuan publik ini. Diakuinya saat ini persaingan antar perguruan tinggi Komunikasi semakin ketat dengan dibukanya Prodi Komunikasi di berbagai kampus. Namun demikian, Komunikasi UMM yang berdiri sejak 1986 tetap bertekad terus berinovasi.

“Secara umum Komunikasi UMM sudah sangat dikenal berkat alumni-alumninya yang sudah menyebar di berbagai posisi strategis, baik di media massa, di pemerintahan, perusahaan swasta maupun yang wiraswasta secara mandiri,” ungkap Sugeng.

Selain keunggulan SDM-nya, dari segi fisik Ikom UMM juga semakin mempercantik diri. Sugeng menuturkan, saat ini Laboratorium Komunikasi UMM mengalami pembaruan. Semua alat, studio dan ruangan diganti baru. Hal ini untuk menyesuaikan perkembangan teknologi dan profesi komunikasi.  

“Alhamdulillah,” lanjut Sugeng, “semua renovasi dan penggantian alat di lab sudah selesai.”

Tak hanya itu, Sugeng juga berterimakasih kepada mahasiswanya yang terus menunjukan prestasi di tingkat nasional. Seperti pada kompetisi Public Relations di UGM dan Unair baru-baru ini. Mereka sanggup unggul sekalipun berhadapan dengan kampus-kampus besar seperti UI, Unpad, Unair, UGM. Sebelumnya, dalam berbagai kompetisi, seperti film documenter, jurnalistik juga menorehkan prestasi terbaiknya. (acs)

Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image