Positioning Program Studi di Pendidikan Tinggi Indonesia

Sejak tahun 2007, Program Studi Ilmu Komunikasi telah mendapat akreditasi “A” dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Pada tahun 2021, Prodi Ilmu Komunikasi juga  mendapatkan sertifikasi AUN-QA. Dengan demikian, program studi ini setara dengan program studi universitas berkualitas tinggi lainnya di ASEAN.

Program Studi Ilmu Komunikasi menawarkan model kurikulum dengan proporsi 51% teori dan 49% terapan. Model kurikulum ini dirancang berdasarkan klien nyata dan kasus yang dikonfirmasi, dengan mempertimbangkan perkembangan dan kebutuhan industri komunikasi. Model ini juga merupakan perwujudan dari program MBKM (Belajar Mandiri – Kampus Mandiri) yang dicanangkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Program MBKM bertujuan untuk mendorong mahasiswa menguasai berbagai ilmu untuk mempersiapkan mereka memasuki dunia kerja.

Selain itu, kurikulum Program Studi Ilmu Komunikasi juga disusun berdasarkan wawasan dari hasil survei dan evaluasi dengan pemangku kepentingan. Wawasan dari hasil survei menjadi bahan diskusi dalam evaluasi & workshop kurikulum. Hasil workshop berupa dokumen kurikulum kemudian direview oleh guru, praktisi, stakeholder, dan alumni, untuk selanjutnya disetujui oleh ketua program studi. Berdasarkan peraturan nasional, kurikulum akan dievaluasi setiap tahun dan ditinjau setiap empat tahun untuk melakukan beberapa penyesuaian di bidang ilmu komunikasi. Program studi melakukan proses ini untuk memastikan bahwa konten kurikulum terus diperbarui dan di bawah kebutuhan industri dan tren terbaru.

Mekanisme Penyusunan & Pengembangan Kurikulum

Keunggulan lain yang juga dimiliki oleh Program Studi Ilmu Komunikasi adalah setiap lulusan juga akan memiliki sertifikasi kompetensi di bidang komunikasi. Sertifikasi ini resmi dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) UMM di bawah naungan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Beberapa skema sertifikasi yang telah dimiliki LSP UMM yang dapat menampung lulusan program studi antara lain skema Fotografer Menengah, Produser TV, Desainer Grafis Muda, dan Public Relations Officer. Hal ini sebagai bentuk penegasan link and match antara lulusan program studi dengan dunia industri. Selain itu, prodi memiliki MoU dengan industri terkait, pemerintah, dan BUMN.

Program Studi Ilmu Komunikasi juga bekerjasama dengan Asia University di Taiwan sebagai bagian dari peningkatan pengetahuan, pengalaman, dan kompetensi mahasiswa. Kerjasama ini berupa program sit-in selama 1 semester yang dilaksanakan pada semester ganjil tahun 2021.

Shared: